Pernah kehilangan sesuatu, seseorang atau apa pun yang kamu anggap penting? Aku yakin pasti udah pernah meskipun yang hilang itu hanya flashdisk atau bolpoin. Kalau saya sih nggak hanya sekali, tapi bertubi-tubi. Rasanya? Jangan tanya deh, seperti orang putus cinta, hahaha.... Nggak enak makan dan tidur, ingin marah, nangis. Sebal dengan diri sendiri bahkan meratapi kehilangan itu hingga berhari-hari. Hiks! Meski itu hanya sebuah syal? Ya, aku masih ingat ketika barang yang semestinya terlilit di leher justru nongkrong di atas tas yang terselempang di pundak. Dengan santainya melenggang turun dari kereta di stasiun Bandung tanpa menyadari benda peninggalan seorang kawan yang kudapat tahun lalu itu melayang dengan suksesnya entah ke mana. Sialnya, baru kusadari benda kesayangan itu lenyap setelah menikmati secangkir kopi di kafe ruang tunggu stasiun. ''Tolong tanyain portir yang lewat di jalur ini. Harganya sih nggak seberapa tapi syal itu sangat berarti bagi say...